0274-3042220
0819 1555 0847 | 0812 2794 4404

Buka Praktek
06.00 - 21.00

(Spesialis Sewa Mobil dan Motor)

Tebing Breksi, Keindahan Yang Terbentuk Dari Bekas Penambangan

Menurut perkiraan, objek wisata yang satu ini baru saja diresmikan pada tahun 2015 lalu sehingga masih dapat dikatakan sebagai salah satu tempat wisata yang masih baru. Kendati demikian, keberadaannya mampu menarik banyak perhatian masyarakat luar sehingga mampu mendatangkan para wisatawan luar daerah.

Sumber foto: IG @adeebaadee

Dengan adanya tempat wisata yang satu ini, menandakan bahwa bertambah satu lagi kehadiran objek wisata di Yogyakarta yang tak boleh terlewatkan untuk dikunjungi. Dari namanya saja sudah dapat diketahui, bahwa Tebing Breksi merupakan objek wisata adalah deretan tebing batu yang berukuran besar dan menjulang gagah dengan sajian pemandangan alam yang mempesona. 

Keindahan yang dimiliki Tebing Breksi
Kabarnya, keberadaan tebing tersebut terbentuk pada ratusan juta tahun yang lalu. Kemudian, tebing tersebut digunakan sebagai tempat penambangan dan setelah ditinggalkan bekas penambangan tersebut menghasilkan berbagai ornamen patahan yang terlihat begitu unik, hingga menyerupai kue lapis. Lantas itulah yang menajadikan tebing ini kian terlihat begitu indah dan artistik, sehingga tempat ini juga sering dijadikan sebagai lokasi untuk berfoto. Kemudian, dari atas tebing para wisatawan dapat melihat keindahan akan landscape kota Jogjakarta dan para wisatawan juga dapat melihat pemandangan matahari terbenam dari atas tebing ini. 

Sumber foto: IG @sitiwakhidhia

Alamat / Lokasi Tebing Breksi
Tidak cukup sulit untuk bisa sampai ke objek wisata Tebing Breksi ini, karena lokasinya tak terpaut jauh dari pusat kota Jogja. Kemudian, lokasi tebing ini juga terdapat di dekat Candi Ijo yang juga merupakan salah satu wisata candi yang terkenal di Jogja. Namun lebih tepatnya, objek wisata tebing ini beralamat di Perdusunan Grojokan, Sesa Sambirejo, Kec. Prambanan, Sleman DI Yogyakarta. 

Akses Perjalanan Ke Tebing Breksi Sleman, Yogyakarta
Sebagaimana yang sudah dikatakan sebelumnya, akses jalanan atau rute jalan menuju Tebing Breksi memang cukup mudah untuk ditempuh, apalagi jika perjalanan dimulai dari Candi Prambanan. Perjalanan bisa dimulai dari Jogja, menuju Candi Prambanan untuk sampai ke pertigaan pasar, ambilah jalur ke arah kanan menuju Piyungan. Carilah papan petunjuk arah menuju Candi Ijo, kemudian ambil jalan ke kiri yang ada dipertigaan sebelum SD Negeri Sambirejo. Dari pertigaan tersebut, perjalanan yang ditempuh adalah sekitar 1 km menuju lokasi tujuan. Setelah melewati jalan yang menanjak dan medannya pun tidak mulus barulah akan diketemukan dengan objek wisata tebing yang dimaksud. 

Sumber foto : IG @anindyayu
 
Biaya Tiket Masuk Ke Tebing Breksi
Sebenarnya, para wisatawan yang datang ke sini belum dikenakan tarif retribusi karena keadaan tempat wisata memang masih alami dari bekas penambangan. Akan tetapi, para wisatawan yang menggunakan kendaraan harus membayar parkir sekitar Rp. 2.000 – Rp. 5.000 untuk mereka yang membawa kendaraan roda dua dan mereka yang membawa kendaraan roda empat.

Wisata Candi Mendut di Magelang, Napak Tilas Budaya Masa Lampau

Wisata Candi Mendut di Magelang, Napak Tilas Budaya Masa Lampau. Magelang memiliki beberapa candi yang merupakan peninggalan dari sejarah sebagai bukti kejayaan masa lalu yang tersebar di berbagai pelosok nusantara termasuk di kota Magelang. Candi Mendut merupakan candi yang didirikan oleh Raja Indra Bukit pada masa Dinasti Syailendra. Sebagaimana bentuk candi pada umumnya, Candi mendut ini memiliki bentuk segi empat yang dilengkapi dengan beberapa hiasan berupa stupa kecil.

Bagian dalam Candi Mendut

Jika dilihat dari jarah jauh, Candi Mendut ini terlihat begitu indah dan mempesona. Jika anda berjalan mengitari candi tersebut maka anda akan menjumpai beberapa panel relief tentang fabel (cerita binatang) misalnya kisah burung dan kura-kura, brahmana dan kepiting, dan cerita kera dan burung manyar. Dari beberapa relief itu sengaja diperuntukkan bagi anak-anak sebagai media yang dapat memberikan pesan moral sehingga bukan hanya berwisata saja yang akan kita dapata namun kita juga akan mendapatkan berbagai pengalaman yang berharga.

Ketika anda naik dan masuk kebadan candi, maka anda akan menjumpai sejumlah relief Bodhisattva yang memiliki beragam sikap tangan dan pada saat itu pula anda akan mencium aroma wangi yang keluar dari 3 arca setinggi 3 meter. Arca-arca ini memiliki ukuran yang cukup besar diantaranya yaitu Arca Dyani Buddha Cakyamuni (Vairocana), arca Bodhisatva Vajrapani dan arca Budha Avalokitesvara (Lokesvara).

Berada tak jauh dari candi mendut terdapat sebuah bangunan Buddhist Monastery yang merupakan tempat umum dimana pada tempat tersebut terdapat berbagai hiasan bunga teratai yang sangat indah.

Sumber Foto : IG @avifpribadi
 
Ritual Chanting di Candi Mendut
Di Candi Mendut sering diadakan ritual-ritual salah satunya adalah ritual Canthing atau semacam meditasi dimana ritual tersebut dilakukan dengan cara mendengarkan alunan musik dan nyanyian tertentu. Ritual ini seringkali dilakukan bagi mereka yang menganut agama Budha dan bagi para wisatawan yang datang juga diperkenankan untuk mengikuti ritual tersebut.

Rute Perjalanan Menuju Candi Mendut
Jika anda datang dari arah Yogyakarta, maka anda haru menempuh jalan Jogja-Magelang. Setianya didaerah Mungkid terdapat pertigaan lampu merah maka anda akan menjumpai papan nama menuju Candi Borobudur. Ikuti arah petunjuk tersebut kemudian belok kiri dan hingga akhirnya anda menemukan Candi Mendut pada sisi kanan jalan. Apabila Anda menginginkan berlibur ke Candi Mendut, Anda bisa menggunakan jasa sewa mobil Jogja ini atau paket wisata Jogja yang terpercaya.

6 Tempat Wisata di Yogyakarta yang Wajib Kamu Kunjungi Jika Berlibur ke Yogyakarta

6 Tempat wisata di Yogyakarta – Yogyakarta merupakan salah satu kota yang berada di Jawa Tengah. Kota ini masih sangat menjaga tradisi yang sudah dilakukan secara turun temurun. Selain tradisi, Yogyakarta juga terkenal dengan banyak tempat wisata yang indah-indah. Sudah sejak lama Kota Yogyakarta terkenal dikalangan wisatawan lokal dan mancanegara, memiliki tempat-tempat wisata yang menarik. Berikut tempat wisata menarik yang dimiliki Yogyakarta :

1. Candi Borobudur
Candi Borobudur secara letak berada di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Namun secara jarak tempuhnya, Borobudur lebih dekat dilalui dari Yogyakarta daripada ibu kota Propinsi Jawa Tengah, Semarang. Candi Borobudur merupakan tempat wisata yang menarik, dan pernah masuk ke dalam 7 keajaiban dunia. Candi Budha terbesar ini sudah terkenal dikalangan wisatawan mancanegara, dan menjadi tujuan utama untuk menghabiskan waktu liburan.

Candi Borobudur

Dari Kota Yogyakarta, candi ini berjarak sekitar 40 KM. Banyak biksu dari segala penjuru yang mendatangi candi ini untuk berziarah, karena Candi Borobudur merupakan tempat yang suci bagi para umat Budha. Disini banyak ditemukan banyak relief, dan patung Budha paling banyak di dunia. Memasuki area candi, kamu akan diharuskan memakai sarung yang dipinjamkan di pintu masuk, dan harus dikembaikan kembai ketika keuar candi.

2. Candi Prambanan
Selain Candi Borobudur, tempat wisata candi di Yogyakarta yang juga sudah terkenal adalah Candi Prambanan. Berbeda dengan Candi Borobudur, candi ini merupakan Candi Hindhu terbesar di Indonesia. Banyak relief yang mengisahkan tentang cerita Ramayana dan Krishnayana, yang diukir keliling dan menghiasi candi.
Candi Prambanan

Lokasi tempat wisata di Yogyakarta yang menarik ini, sekitar 17 KM dari pusat Kota Yogyakarta. Kamu bisa mengunjungi tempat wisata ini menggunakan kendaraan pribadi, atau menggunakan transportasi umum. Jika kamu ingin menggunakan transportasi umum, kamu bisa naik bis dan turun di Halte Bus Prambanan. Dari sini lokasi candi tidak jauh, dan sangat mudah ditemukan karena letaknya berada dekat dengan jaan raya.

3. Keraton Yogyakarta
Ingin berwisata yang berbau sejarah ? Kunjungi saja Keraton Yogyakarta, yang merupakan sebuah bangunan bersejarah dari Kesultanan Yogayakarta, dan menjadi tempat tinggal bagi Sultan dan keluarganya. Berkunjung ke Keraton Yogyakarta, kamu bisa melihat bangunan kuno khas kerator, dan meihat koeksi barang-barang bersejarah milik Kesultanan Yogyakarta yang sebagian besar merupakan hadiah dari Bangsa Eropa.
Keraton Jogja

Bagi kamu yang sedang berlibur ke Yogyakarta dan ingin berkunjung ke Keraton, sebaiknya berkunjung pada waktu pagi hari. Karena Keraton Yogyakarta hanya buka mulai puku 08.00 sampai pukul 14.00 saja.

4. Jalan Malioboro
Jalan Malioboro merupakan nama sebuah jalan di Kota Yogyakarta, yang juga menjadi salah satu tempat wisata di Yogyakarta yang wajib untuk dikunjungi. Tanpa berkunjung kesini, maka liburan kamu ke Yogyakarta berasa ada yang kurang. Nama Malioboro diambil dari Bahasa Sansekerta yang memiliki arti Karangan Bunga. Lalu apa yang membuat Jalan Malioboro istimewa ?

Jalan Malioboro / Sumber Foto: IG @rizalpray

Di Jalan Maliboro kamu bisa menikmati wisata belanja, dan wisata kuliner. Jika kamu berkunjung atau jalan-jalan kesini di siang hari, kamu bisa berwisata belanja dengan membeli beberapa oleh-oleh khas, seperti kalung, pakaian, kerajinan tangan, dan lainnya dengan harga yang murah. Sedangkan jika berkunjung di malam hari, kamu bisa menikmati wisata kuliner. Sangat banyak orang yang menjajakan makanan khas Yogyakarta. Satu lagi yang gak boleh dilewatkan jika berkunjung kesini, yaitu berfoto di papan penanda yang bertuliskan JL. MALIOBORO. Berfoto di papan penanda ini, kamu harus rela antri karena peminatnya sangat banyak.

5. Istana Air Taman Sari
Tempat wisata di Yogyakarta yang kelima dan patut kamu kunjungi, adalah Istana Air Taman Sari. Dahulu tempat wisata ini merupakan tempat rekreasi dan meditasi untuk keluarga Keraton Yogyakarta. Selain itu, tempat wisata ini juga digunakan sebagai benteng pertahanan. Tetapi sekarang Istana Air Taman Sari sudah menjadi tempat wisata umum dan sangat terkenal.

Istana Taman Sari / Sumber Foto : @brigiv

Harga untuk tiket masuk wisata ini, kamu hanya perlu membayar Rp 5.000 saja. Kamu bisa menikmati udara yang sejuk, berendam di kolam-kolam buatan, dan menikmati harumnya bunga yang berada disitu. Letaknya berada di Jalan Taman, Yogyakarta tidak terlalu jauh dari Keraton Yogyakarta, hanya sekitar 15 menit dari Alun-alun Utara Keraton.

6. Museum Sisa Hartaku
Masih ingat dengan kejadian erupsi Gunung Merapi tahun 2010 ? Bencana alam yang menyerang Kota Yogyakarta, tepatnya daerah Sleman. Nah buat kamu yang ingin melihat atau flashback kejadian erupsi tahun 2010 itu, kamu bisa berkunjung ke Desa Kepuharjo, Sleman, Yogyakarta. Kunjungi Museum Sisa Hartaku.
Museum Sisa Hartaku merupakan salah satu tempat wisata di Yogyakarta yang masih terbilang baru, dan wajib untuk disinggahi. Disini kamu bisa melihat koleksi bangkai sepeda motor, gamelan yang terbakar, bangkai hewan sapi, dan koleksi lainnya.

Museum Sisa Hartaku Merapi / Sumber Foto: IG @dhay_dee

Nah itulah 6 tempat wisata di Yogyakarta yang wajib untuk dikunjungi, karena memiliki keindahan yang menakjubkan. So ayo berlibur ke Yogyakarta, dan kunjungi salah satu tempat wisata diatas. Apabila Anda kesulitan mencari lokasi obyek wisata tersebut, Anda bisa menggunakan jasa rental mobil Jogja terpercaya. Selamat berlibur guys, semoga liburanmu menyenangkan dan mengasyikkan.

Inilah Pesona Air Terjun Sri Gethuk di Gunungkidul Jogja

Inilah Pesona Air Terjun Sri Gethuk di Gunungkidul Jogja – Air Terjun Sri Getuk merupakan tempat wisata alam yang sangat terkenal di Indonesia dan memiliki kemiripan dengan Grand Canyon Arizona yang ada di Amerika Serikat. Potensi alam yang terdapat di wisata Gunungkidul memang sangat besar terlebih kota tersebut identik dengan gugusan bukitnya yang indah. 


Seperti pada Air Terjun Sri Gethuk ini memilki keunikan tersendiri dimana aliran air terjun tersebut tidak pernah berhenti mengalir meskipun musim silih berganti. Disepanjang aliran sungai tedapat perdu dan belukar yang begitu hijau alami yang dapat anda lihat disisi kanan dan kiri sungai.


Suara rakit yang berirama serta jernihnya air terjun tentunya akan menentramkan jiwa, bagi anda yang tengah stres dengan pekerjaan atau masalah lain cobalah datang ketempat ini untuk merefresh kembali pikiran anda supaya lebih segar. Air Terjun Sri Gethuk beralamatkan di Desa Bleberan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Di Air terjun ini juga terdapat mitos dimana dulunya tempat ini merupakan lokasi penyimpanan Kethuk. Kethuk merupakan alat musik gamelan yang dimiliki oleh mahluk halus yaitu Jin Anggo Meduro dan inilah asal muasal mengapa air terjun ini dinamakan air terjun sri gethuk. Dan jika tengah beruntung, dari air tejun ini anda juga dapat melihat pesona keindahan pelangi selepas hujan sehingga seakan membawa anda kedalam kisah dongeng bidadari berselendang pelangi.

Rute Perjalanana Ke Air Terjun Sri Gethuk
Bagi anda yang belum pernah datang ketempat ini, kami berikan informasi untuk rute perjalanan dari pusat kota Yogyakarta yaitu silahkan anda ambil arah jurusan wonosari hingga pertigaan Gading dan dipertigaan tersebut anda akan menjumpai papan petunjuk arah. Ikuti arah tersebut hingga tiba didaerah Playen dan jika sudah sampai didaerah Playen anda akan menjumpai banyak papan petunjuk yang mengarah ke tempat air terjun ini. Namun sebaiknya anda gunakan jalur on-road saja mengingat jalur off-road yang cukup buruk dan banyak bebatuan sehingga sangat berbahaya jika dilewati kendaraan. Apabila masih ragu, gunakan jasa rental mobil Jogja yang terpercaya.

Melihat Indahnya Alam di Puncak Suroloyo

Melihat Indahnya Alam di Puncak Suroloyo itu sangat mudah dan murah. Tidak jauh dari kawasan wisata Kalibiru, masih ada kawasan wisata yang sangat menarik, yaitu Pegunungan Menoreh dengan puncaknya yaitu Puncak Suroloyo. Puncak ini berada di Dusun Keceme, Gerbosari, Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo.


puncak suroloyo
Puncak Suroloyo
Sumber Foto : http://kulonprogokab.go.id

Setelah sampai puncak Suroloyo kita akan di suguhkan dengan pemandangan alam yang sangat luar biasa. Dari ketinggian kurang lebih 2000 mdpl, kita bisa melihat betapa kecilnya candi borobudur yang di kelilingi empat gunung yang sangat gagah dan indah, diantaranya Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Sindoro, dan Gunung Sumbing. Dan juga kita bakal bisa melihat biru dan luasnya samudra Hindia di kejauhan.


Pantai Ngandong Bagus!

Pantai Ngandong berada tepat di barat Sundak atau berada sekitar 8 km dari retribusi masuk, tepatnya di desa Sidoharjo Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta.

 

Pantai Ngandong
Sumber Foto : www.panoramio.com

Pantai Ngandong terdiri dari pasir putih halus dengan air berwarna biru jernih. Pantai Ngandong dengan mudah dapat di kenali dari garis pantainya, tidak begitu lebar, dengan beberapa perahu nelayan yang sedang berlabuh di tepiannya.

Gelombang kecil di pantai Ngandong membuatnya menjadi tempat terbaik untuk aktivitas berenang, hal ini karena gelombang laut pantai selatan yang besar, sudah di pecahkan oleh batuan karang besar di bagian depannya yang seolah merangkul tepi pantai. Dari sinilah nama ngandong berasal (ngandong: menggendong/merangkul).

Selain keindahan panorama pantai, di sana juga tersedia resto-resto sederhana yang menyediakan kuliner sea food. Harganya pun juga sangat murah. Anda bisa membeli dan memilih ikan-ikan yang masih segar. Ikan-ikan ini juga bisa dimasak sesuai selera Anda, misal asam manis pedas, bakar, goreng, dll. Tempat makan juga tersedia di tepi pantai yang sangat teduh. Anda bisa makan sambil melihat panorama Pantai Ngandong.

10 Tempat Wisata Minat Khusus di Jogja dan Sekitarnya

10 Tempat Wisata Minat Khusus di Jogja dan Sekitarnya - Mengunjungi Obyek wisata di Jogja memang tidak ada habisnya. Banyak sekali lokasi wisata yang bisa dieksploitasi di Jogja ini, mulai dari wisata budaya, wisata alam, wisata pendidikan, wisata religius, sampai wisata kuliner.


Pada artikel kali ini, Jogja Empat Roda mengumpulkan beberapa lokasi wisata minat khusus yang banyak dikunjungi oleh wisatawan. Berikut adalah 10 Tempat Wisata Minat Khusus di Jogja dan Sekitarnya
    10 Lokasi Menarik Untuk Wisata Minat Khusus di Jogja dan Sekitarnya
  1. Riverboarding di Sungai Pusur Klaten
    Riverboarding adalah olah raga air yang hanya menggunakan sebuah papan untuk berseluncur mengikuti arus air. Salah satu faktor tantangan dalam kegiatan yang juga dikenal dengan sebutan hydrospeed ini adalah kecepatan. Pada bagian arus yang sangat deras, kecepatan peselancar bisa melebihi 30 km per jam. Sama sekali tidak cepat jika dibandingkan kebut-kebutan dengan sepeda motor. Namun, tantangan lainnya adalah hubungan langsung antara pelaku dengan sungai. it’s just between you and the river, begitu semboyan para pecintanya. Bagi pecinta tantangan, wisata minat khusus ini pantas Anda coba.
     
  2. Rafting Sungai Elo Magelang
    Berwisata rafting merupakan wisata minat khusus yang tepat bagi Anda yang menyukai tantangan air. Rafting Sungai Elo memiliki tingkatan bahaya jeram yang rendah.  Jadi jangan khawatir karena ada guide yang mendampingi Anda saat melakukan kegiatan rafting. Lokasi sungai Elo terletak di Kabupaten Magelang yang beralamat lengkap di desa Pare, Blondo kelurahan Mungkid, jawa tengah. Sungai Elo sangat dekat dengan obyek wisata seperti Candi Mendut dan Candi Borobudur. Untuk jarak tempuhnya sekitar 45 menit dari kota Yogyakarta. Sungai elo mempunyai jarak 12 kilometer, dengan tembuh sekitar 2,5 jam sampai dengan 3 jam.

iklan

 

Copyright © Rental Mobil Jogja #1 | JOGJA EMPAT RODA. All rights reserved. Template by CB Blogger & Templateism.com